Matahari by Tere Liye | Book Review


Title: Matahari (Bumi #3)
Author: Tere Liye
Publisher: Gramedia Pustaka Utama
Publication Date: 25 July 2016
Edition Language: Indonesian
Pages: 390 pages
Genre: Adventure, Fantasy, Fiction, Sci-Fi, Young Adult


synopsis

Namanya Ali, 15 tahun, kelas X. Jika saja orangtuanya mengizinkan, seharusnya dia sudah duduk di tingkat akhir ilmu fisika program doktor di universitas ternama. Ali tidak menyukai sekolahnya, guru-gurunya, teman-teman sekelasnya. Semua membosankan baginya. Tapi sejak dia mengetahui ada yang aneh pada diriku dan Seli, teman sekelasnya, hidupnya yang membosankan berubah seru. Aku bisa menghilang, dan Seli bisa mengeluarkan petir. Ali sendiri punya rahasia kecil. Dia bisa berubah menjadi beruang raksasa. Kami bertiga kemudian bertualang ke tempat-tempat menakjubkan. Namanya Ali. Dia tahu sejak dulu dunia ini tidak sesederhana yang dilihat orang. Dan di atas segalanya, dia akhirnya tahu persahabatan adalah hal yang paling utama.

His name is Ali, 15 years old, 10th grade. If his parents had allowed him, he should have been at the final stage of a doctoral program in physics at a prestigious university. Ali did not like his school, his teachers, his classmates. All of it is boring to him. But ever since he found out there was something strange about me and Seli, his classmates, his boring life turned exciting. I can disappear, and Seli can throw lightning. Ali himself has a little secret. He can turn into a gigantic bear. The three of us then ventured into amazing places. His name is Ali. He has always known that the world has not been as simple as everybody sees. And above all, he finally knew that friendship is the most important thing.


my-opinion

I know I usually review it in English but because this is an Indonesian novel, I will review it in Bahasa Indonesia. But not to worry, for you who want to read this review in English, because I’ve also written it in English. You can scroll down below, after the Indonesian version, to find the English version of this review.

Sebelum masuk ke dalam versi bahasa Inggris, aku akan mulai dalam Bahasa Indonesia terlebih dahulu.

Matahari bercerita mengenai tiga remaja yang berpetualang ke dunia multidimensi. Pada dasarnya, ada empat klan di bumi yang tinggal di dimensi yang berbeda. Tempat yang kita tinggali saat ini adalah klan Bumi. Lalu ada klan Bulan, Matahari, dan Bintang. Itu adalah nama-nama klan, dan mereka tidak benar-benar tinggal di bulan, matahari, atau bintang. Mereka tinggal di bumi tapi di dimensi yang berbeda. Matahari adalah buku ketiga di serial ini. Sebelum Matahari, ada Bumi dan Bulan. Aku membeli Bumi dan Bulan karena penasaran dengan sinopsisnya dan setelah aku membaca kedua buku tersebut, aku tidak bisa bilang aku menyukainya atau tidak. Aku suka idenya. Tapi sebagai satu buku kesatuan, aku tidak yakin. Aku akan membahasnya segera, jadi mari bicarakan hal lain yang dulu.

Sebelum aku membahas mengenai bukunya, aku ingin membicarakan tentang sampul bukunya. Aku agak sebal mengenai hal itu. Penerbitnya tiba-tiba memutuskan untuk mengganti desain sampul di tengah-tengah serian dan yang semakin menyebalkan adalah mereka juga mengganti sampul dua buku sebelumnya. Ini bukan pengalaman pertama aku mengalaminya. Sebelumnya, aku juga punya beberapa novel serial yang kemudian sang penerbit tiba-tiba memutuskan untuk mengganti sampul bukunya di tengah-tengah seri. Hal ini membuat koleksi bukuku jadi tidak seragam dan tidak cantik lagi. Benar-benar menyebalkan dan sangat mengecewakan! Setidaknya tunggu sampai seriannya selesai, duh? Apa yang membuatnya lebih menyebalkan adalah desain sampul terbarunya terlihat lebih bagus daripada yang pertama. Jeez.

“Kadang kala aku gagal. Itu benar. Entah berapa kali aku meledakkan sesuatu di basement. Tapi itu tidak membuatku kapok. Kadang kala aku menemui jalan buntu, harus melupakan eksperimen penting, menyingkirkan benda-benda tidak berguna, setengah jadi, tapi aku tidak akan berhenti. Karena aku menyukainya, passion, hobi, mimpi-mimpi, semangat, entah apa lagi kata yang tepat menggambarkannya.” Ali

Anyway, mari kita bicarakan mengenai bukunya. Ide ceritanya sebenarnya bagus dan sangat menarik. Namun, menurutku eksekusinya tidak terlalu bagus. Deskripsi pada novel ini sangat detail dan terperinci dan terkadang jadi terlalu terperinci dan terdengar aneh, setidaknya menurutku pribadi. Karena begitu terperinci sehingga permulaan cerita jadi terasa lambat dan saat klimaks datang, semuanya terjadi begitu cepat. Tapi aku harus mengakui karena detail deskripsinya, kita sebagai pembaca bisa membayangkan setting ceritanya lebih baik. Merupakan sesuatu yang baik jika seorang penulis bisa mendeskripsikan setiap hal secara detail, tapi aku juga yakin kalau terlalu detail tidak selalu baik dan bisa membuat cerita jadi terlihat tidak alami. Misalnya saja ketika pemeran utamanya memberikan jangkauan jarak  atau ukuran yang sangat spesifik. Seperti saat bagaimana ceritanya sang tokoh tahu kalau jaraknya tepat 6 meter di depan atau hanya 80 cm. Jika dia berpikir jaraknya secara kira-kira, aku tidak mempermasalahkannya, tapi dia mengatakannya kalau jaraknya adalah tepat 6 meter atau ukurannya tepat 80 cm. Kadang memungkinkan dan bisa menjadi sesuatu yang baik untuk terjadi, tapi ini terjadi beberapa kali di dalam novel sehingga terasa tidak alami.Beberapa istilah juga tidak masuk akal menurutku. Dan aku seharusnya berpikiran terbuka dalam hal cerita. Mungkin kata yang tepat bukan tidak masuk akal tapi lebih ke aneh.

Beberapa istilah juga tidak masuk akal menurutku. Dan aku seharusnya berpikiran terbuka dalam hal cerita. Mungkin kata yang tepat bukan tidak masuk akal tapi lebih ke aneh. Ya, kurasa itu adalah kata yang tepat. Aku sudah membaca beberapa buku Tere Liye dan aku rasa itu adalah caranya menulis. Jadi kurasa aku tidak akan bicara banyak soal itu. Apa yang aku suka mengenai buku ini adalah kalau Tere Liye telah melakukan banyak penelitian untuk bukunya. Maksudku, ada beberapa penjelasan yang logis yang hanya bisa dijelaskan jika kamu melakukan penelitian.

Secara keseluruhan, Matahari adalah buku yang bagus. Aku tidak tidak menyukainya tapi aku juga tidak bisa kalau aku menyukainya. Namun, aku suka dengan ide ceritanya dan aku akan tetap membaca sekuelnya. Yap, masih ada sekuel untuk buku ini dan aku harap bukunya cepat terbit dan berharap itu akan menjadi buku yang terakhir untuk serian ini.

Aku beri Matahari 2.5 dari 5 bintang.

Matahari is about three teenagers that went for an adventure to the multidimensional world. Basically, there are four clans on earth that live in a different dimension. The place where we live right now is the Earth clan and then there’s a Moon clan, Sun clan, and Star clan. It’s just the name of the clans so they’re not actually live on the moon or sun or star. They all live on earth but in different dimensions. Matahari is the third book of the series. Before Matahari, we have Bumi and Bulan. I bought Bumi and Bulan because I kind of curious with the synopsis and after I read those two books, I can’t tell if I like them or not. I like the idea, sure. But as a whole book, I am still not sure. I will get there soon, so let’s talk about first thing first.

Before I tell you about the book, I want to say about the cover. I am pretty pissed by it. The publisher decided to change the design cover in the middle of the series and what’s more annoying is that they also change the previous two books. This is not the first time I experienced it. Previously, I also have some novel series that suddenly the publisher decided to change all the cover series. It makes my collection not pretty and uniform anymore. So annoying and very disappointing! At least wait until the series finished first, duh? What’s more annoying is the fact that the later cover is always better than the first cover. Jeez.

“Sometimes I fail. That’s true. I don’t know how many times I blew something up in the basement. But that doesn’t make me given up. Sometimes I met a dead end, have to forget the important experiments, get rid of useless, half-finished things, but I will not stop. Because I love it. Passion, hobbies, dreams, spirits, I don’t know what’s the right word to describe it.” Ali

Anyway, let’s speak about the book. The idea of the story is actually good and interesting. However, I think the execution is not that good. The descriptions are very detailed but sometimes it can become too detail and seems weird, in my personal opinion. Because it is too detailed, the starting story is a little bit slow to me and therefore when it comes to the climax, everything happens pretty quick. Although, I have to say that because of the detail descriptions, we, as readers, can imagine the setting better. It’s always a good thing when a writer describes everything very detail, but I believe too specific details are not good and can make the story a bit unnatural. For example when the main character gives the specific range of distance or size. Like, how the hell she knows it was 6 metres ahead or it was just 80 cm long. Something like that. If she said approximately, I don’t mind but she has specifically said it was exactly 6 metres or exactly 80 cm long. Sometimes it’s possible to happen and can be good, but it’s happening all the time in the novel and it feels unnatural.

Some terms pretty much don’t make sense to me. And I was supposed to be very open-minded in terms of story. Perhaps the right words are not ‘does not make sense’ but rather as weird. Yeah, I think that’s the correct choice of word. I’ve read several Tere Liye’s books by now and I think that’s just the way he writes. So I’m not going to say anything much about it. What I like about the book is you know that Tere Liye has done a lot of research for the book. I mean, there are some logical explanations that can only be explained if you research it.

Overall, Matahari is good, I don’t dislike it but I don’t think I like it very much. However, I do like the idea of the story and I will keep on reading the sequel. Yes, there is still a sequel to this book and I hope it’s coming sooner than later. I do hope it would be the last book for this series.

Thus, I decided to give Matahari 2.5 out of 5 stars.

😘   Toodle-oo,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s